SATUPEDIA

 
 
POPULAR ENTRY
 

NEWS

Home

Samsung Tugu Bidik Pertumbuhan 36% Tahun Depan

Posted by : Admin on Thursday, November 24, 2011 | 4859 Hits

JAKARTA (Bisnis Indonesia) PT Asuransi Samsung Tugu, perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kerugian, memproyeksikan dapat meraih premi US$34 juta pada 2012, tumbuh 36% dari prediksi perolehan premi pada akhir tahun ini sebesar US$25 juta.

Lee Chang Soo. Direktur Utama Asuransi Samsung Tugu, mengatakan pihaknya akan memperluas bisnis dengan masuk ke pasar ritel melalui pengembangan Lini usaha kendaraan bermotor dan kecelakan pribadi (personal accident/ PA) pada tahun depan.

"Saat ini kami fokus pada segmen corporate insurance dengan lini usaha utama properti dan kargo. Memang ada lini usaha kendaraan bermotor dan properti, tetapi porsinya masih sedikit," katanya kepada Bisnis, pekan ini.

Perseroan akan meningkatkan porsi lini usaha kendaraan bermotor dari 10% atau sebesar US$2,5 juta pada tahun ini menjadi 15% atau sekitar US$5.1 juta pada tahun depan. Sementara itu porsi lini usaha PA juga akan dinaikkan dari saat ini sebesar 5% menjadi 8%. . Di sisi lain, porsi lini usaha properti dan kargo akan ditekan dari 85% atau US$21,25 juta pada tahun ini menjadi 77% pada tahun depan.

Dia menyampaikan angka US$34 juta itu adalah target internal perusahaan, lebih tinggi dari target premi yang dipublikasikan sebesar US$29 juta.

Perseroan juga akan membuka jalur distribusi baru untuk mengejar target pertumbuhan premi dan pengembangan asuransi ritel pada tahun depan.

Perusahaan hasil joint venture antara Samsung Fire and Marine Insurance Co. Ltd. dan PT Tugu Pratama Indonesia itu akan membuka jalur distribusi melalui telemarketing dan perbankan pada 2012.

Kerja sama

Untuk keperluan itu. Samsung Tugu akan menjalin kerja sama bisnis dengan sejumlah bank jaringan internasional untuk membuka jalur distribusi bancassurance, di antaranya ANZ Bank, Hana Bank, dan Citi Bank.

"Jalur telemarketing benar-benar baru bagi kami. Jalur bancassurance juga termasuk baru, porsinya masih kecil hanya 2% dari keseluruhan penjualan. Selain itu, kami juga akan membuka satu cabang di Surabaya pada tahun depan," lanjutnya.

Dia menuturkan angkat kecukupan modal (risk based capital/ RBC) perusahaan dapat mencapai 540 pada akhir tahun, jauh melampaui syarat minimal 120.

Sampai dengan Oktober 2011, ujarnya, perusahaan telah membukukan perolehan premi sebesar US$21 juta. Pihaknya masih akan menambah penutupan sebanyak US$4 juta pada November dan Desember untuk mengejar target US$25 pada akhir tahun.

Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar US$2,4 juta sampai dengan Oktober dan diperkirakan tumbuh menjadi US$3 juta per akhir tahun. Dia menuturkan pendapatan akhir tahun ini tumbuh 30% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.